Sesi renang bayi: seperti ikan di lautOktober 2015

Menyenangkan dan membangkitkan semangat, sesi renang bayi akan mendorong kemampuan alami bayi dalam bergerak di dalam air. Sebuah momen berharga yang bisa Anda nikmati bersama sang buah hati tercinta.
 

Setelah menghabiskan 9 bulan di dalam perut ibunya, para bayi akan merasa di rumah ketika berada di dalam air. Sampai berusia maksimal 12 bulan, bayi masih memiliki refleks alami untuk berenang, yang disebut sebagai refleks apnea. Artinya, ketika seorang bayi berada di dalam air, secara refleks ia langsung menutup mulutnya, menahan nafasnya lalu menggerakkan tangan dan kakinya. Walaupun tentu saja, jangan pernah membiarkan mereka berenang sendirian. Tetap harus di bawah perlindungan orang tua.

 

Kegiatan yang memuaskan
Banyak kolam renang yang membuka kelas renang untuk bayi. Tujuannya bukanlah mengajari bayi untuk bisa berenang, melainkan membantu mengembangkan sensor motoric mereka. Ketika berada di dalam air, mereka lebih peka terhadap kontur tubuh mereka, lalu belajar bergerak dan merasakan sensasi baru. Kegiatan ini juga mampu menumbuhkan rasa percaya diri mereka, sehingga lebih mandiri dan mengembangkan kemampuan sosial dengan berinteraksi kepada anggota grup lainnya. Buat orang tua sendiri, kegiatan ini bisa meningkatkan hubungan batin dengan anak tercinta. Apalagi yang Anda cari?

 

Bagaimana sesi renang berjalan

Setiap bayi disertai dengan salah satu atau bahkan dari kedua orang tuanya. Seluruh kelompok akan diawasi oleh pelatih khusus. Air yang digunakan pun dipanaskan dengan suhu kamar. Ketika anak memasuki air, Anda harus menahannya dengan satu tangan, selembut yang mereka butuhkan. Selama sesi berlangsung, berbagai macam sensor aksesoris air akan tersedia bagi anak-anak, tergantung pada usia mereka, seperti bola, mengapung, cincin karet, tikar, dan slide. Semua aksesoris itu akan memberikan kesempatan pada bayi Anda untuk bersenang-senang dan memiliki sensasi baru, baik dengan orang tuanya atau dengan anak-anak lainnya. 
 
Jika si kecil terlihat lelah atau kedinginan sebelum sesi berlangsung, sebaiknya tidak perlu untuk dipaksakan. Segera angkat mereka dari kolam dan hangatkan dengan menggunakan handuk yang lembut. Karena tujuan utama dari sesi renang bayi ini adalah untuk bersenang-senang!

 

Informasi Praktis

Anda bisa bergabung dengan kelas berenang untuk orang tua dan bayi jika bayi Anda telah memasuki usia 6 bulan. Anda bisa berada di dalam kolam bersama si kecil ketika sesi berenang tengah berlangsung. Si kecil mungkin tidak akan siap secara mental untuk berenang secara formal setidaknya hingga usia 3 atau 4 tahun.
 
Sementara itu, Anda harus ekstra hati-hati jika si kecil berada di dalam atau di sekitar air. The American Academy of Pediatrics mengatakan: "Setiap kali bayi dan balita berada di dalam atau sekitar air, orang dewasa harus cekatan dalam melakukan pengawasan.” Ingatlah juga untuk membawa popok tahan air atau kostum mandi anti bocor untuk menghindari kecelakaan kecil di dalam air.
 
Setiap sesi berenang berlangsung tidak lebih dari 30 menit untuk bayi hingga usia 18 bulan, dan kemudian sampai satu jam untuk anak-anak berusia antara 18 bulan dan 6 tahun. Kemudian setelah itu, anak-anak dapat mengikuti pelajaran renang yang tepat. Mereka sudah merasa nyaman di dalam air berkat sesi berenang di saat mereka masih bayi, sehingga akan lebih mudah bagi mereka untuk belajar berenang!
 
Setelah sesi berlangsung, segera berikan ASI untuk anak Anda, atau berikan mereka sedikit makanan ringan, sesuaikan dengan usia si kecil. Berada di dalam air akan menguras banyak energi dan mereka mungkin akan  merasa lapar. Kemudian setelah Anda kembali ke rumah, segera mandikan si kecil dengan baik dan lembabkan seluruh badannya untuk menghilangkan sisa-sisa klorin dari kolam renang dan untuk menenangkan dan menyehatkan kulitnya. Berikan waktu bersantai untuk si kecil agar tenaganya kembali pulih setelah berenang!
Komentar pada artikel

Envoyer par Email

BACA JUGA: